Komitmen Tingkatkan Mutu, STAI As-Sunnah Lakukan Benchmarking dan Penjajakan Kerja Sama dengan Universitas Medan Area

Kunjungan

,

MoU

,

news

,

Tri Dharma

Medan, Kamis, 26 Februari 2026 — Dalam rangka memperkuat komitmen peningkatan mutu kelembagaan, STAI As-Sunnah Deli Serdang melaksanakan kegiatan benchmarking dan penjajakan kerja sama dengan Universitas Medan Area (UMA). Kunjungan ini difokuskan pada penguatan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta pengembangan kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rombongan STAI As-Sunnah tiba di kampus UMA dan disambut hangat oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMA beserta jajaran. Suasana penuh keakraban mewarnai penyambutan tersebut sebelum seluruh peserta pertemuan diarahkan menuju ruang rapat di Gedung Rektorat untuk mengikuti agenda utama.

Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Kemitraan UMA, Ahmad Rafiki, BBA, MMgt, Ph.D.; Dekan FAI UMA, Abdul Haris, S.Ag., M.Si.; Kepala Biro Penjaminan Mutu (BPM), M. Khahfi Zuhanda, S.Si., M.Si.; Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal (PPMI), Finta Aramita, SE, M.Si; Kepala Pusat Penjaminan Mutu Eksternal/Internasional (PPMEI), Dr. Arnes Sembiring, ST, M.Kom; serta Wakil Dekan FAI Bidang Penjaminan Mutu Akademik dan Gugus Kendali Mutu Program Studi, Dr. Fauji Wikanda, M.Pd.I, beserta jajaran tim UMA lainnya.

Sementara itu, dari pihak STAI As-Sunnah hadir Ketua STAI As-Sunnah, Dori Chandra, M.Sos.; Wakil Ketua Bidang Akademik, Ahmad Afandi, M.Pd.; Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Ilham Tumanggor, M.Si.; Ketua Program Studi PAI, Muhammad Ridha, M.Pd.; serta Sekretaris Ketua, Fajar Ahmad Lazuardy, S.Sos.

Mengawali agenda resmi, Dekan FAI UMA, Abdul Haris, S.Ag., M.Si., yang memandu jalannya pertemuan, secara resmi membuka acara dan memperkenalkan satu per satu jajaran pimpinan UMA yang hadir. Dalam pengantarnya, ia menyampaikan harapan agar forum tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik (best practices) dalam pengelolaan perguruan tinggi, khususnya di bidang penjaminan mutu dan tata kelola akademik.

Dalam sambutannya, Ahmad Rafiki (Wakil Rektor) menyampaikan apresiasi atas inisiatif STAI As-Sunnah untuk membangun sinergi kelembagaan. Ia menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Namun demikian, ia berharap agar kerja sama yang terjalin tidak berhenti pada seremoni penandatanganan nota kesepahaman (MoU), melainkan diwujudkan dalam program konkret, terukur, dan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi kedua institusi.

Ketua STAI As-Sunnah, Dori Chandra, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan hangat dan keterbukaan pihak UMA dalam menerima kunjungan tersebut. Ia menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari ikhtiar institusional untuk belajar dari UMA yang dinilai telah matang dan konsisten dalam menerapkan sistem penjaminan mutu, sehingga mampu menempatkan diri sebagai salah satu perguruan tinggi unggul di Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa terdapat banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, mulai dari menghadirkan pakar dan narasumber UMA dalam pelatihan peningkatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, hingga pelaksanaan studi banding terkait penerapan SPMI secara komprehensif.

Pada sesi pemaparan, Kepala Biro Penjaminan Mutu (BPM) UMA, M. Khahfi Zuhanda, menjelaskan secara sistematis perjalanan implementasi SPMI di UMA hingga saat ini. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh unsur dan unit kerja dalam menjalankan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara konsisten.

Selain itu, ia memaparkan bahwa salah satu keunggulan UMA terletak pada prioritas digitalisasi layanan. Proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara digital, termasuk sistem pengarsipan data yang terintegrasi. Menurutnya, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif seputar penjaminan mutu, inovasi pembelajaran, serta penguatan tata kelola kelembagaan. Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan keseriusan kedua belah pihak dalam membangun kolaborasi yang produktif.

Karena keterbatasan waktu, pertemuan resmi kemudian ditutup dan dilanjutkan dengan agenda campus tour. Dekan FAI UMA mengajak rombongan STAI As-Sunnah berkeliling untuk melihat langsung lingkungan dan fasilitas kampus UMA sebagai bagian dari pengenalan lebih mendalam terhadap sistem dan budaya akademik yang diterapkan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama strategis yang tidak hanya memperkuat sistem penjaminan mutu, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing dan berorientasi pada keunggulan berkelanjutan.

Tags :

Kunjungan

,

MoU

,

news

,

Tri Dharma

Share This :